Mudahnya Masyarakat Indonesia Terbawa Arus Teknologi

Posted on Updated on

pengaruh teknologiDari zaman yang dulunya susah dalam semua hal kini semua itu berubah menjadi sebuah kemudahan yang melenakan, sehingga sejarah panjang peerjuangan nenek moyang dulu kini mulai luntur dilupakan oleh para pemuda zaman sekarang. Kini zamanpun berubah menjadi zaman yang modern, semua serba mudah dan praktis. Apalagi teknologi sudah semakin cangging, apapun bisa dilakukan asalkan ada uang untuk memperturutkan keinginan.

Tapi apakah sebatas itu pikiran kita, sebagai makhluk yang diberikan akal dan pikiran sehingga dengan mudah terhipnotis dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan taknologi yang semakin canggih. Padahal kalau kita berpikir sedikit saja beberapa tokoh yang kini menjadi orang besar, mereka dulunya hidup susah. Harus bekerja dari kecil atau sudah ditinggal orang tuanya semasa kecil sehingga harus menghidupi kebutuhan sendiri. Hal ini sangat kontras dengan kehidupan para pemuda, para pejuang bangsa, yang kelak akan memikul tanggung jawab besar untuk melanjutkan cita-cita proklamasi kedaulatan Indonesia. Bukan pemuda yang hanya menikmati keindahan-keindahan atau kemudahan-kemudahan yang sudah diraih sekarang sehingga hanya bersantai ria ditempat yang sudah tentu sangat nyaman.

Kalau dulu, untuk mengetahui informasi disuatu daerah harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan informasi tersebut, namun sebenarnya kini sudah enak dengan fasilitas yang sangat memudahkan dan tentu sangat efisien. Harusnya itu menjadi sebuah jalan untuk saling bertukar informasi antara daerah yang satu dengan daerah lain. Tetapi, permasalahan yang ada dilapangan justru dengan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi tidak melalui filter nalar dan akal yang sehat sehingga anggapan penggun,a teknologi yang ditawarkan itulah yang terbaik dan harus diikuti agar tidak ketinggalan zaman.

Namun disisi lain, mencoba kita sedikit uraikan betapa banyak kenakalan-kenalakan para pemuda bahkan anak-anak. Anak-anak SD harus bolos karena ditantang temannya untuk maen game online, atau para pemuda yang menggandrungi blue film yang merupakan bukan santapan sebagai pemuda. Sehingga akhlak para pemuda dan anak-anak sekarang ini cenderung untuk melakukan kejahatan-kejahatan, misalnya seringnya terjadi tawuran, pacaran yang cenderung ke free sexbahkan tidak sedikit kita mendengar anak-anak yang memaki orang tuanya karena keinginannya untuk membeli handphone tidak terpenuhi.

Sehingga, kalau boleh menyimpulkan terkadang teknologi akan membawa dampak positif bagi pengguna yang tentu saja bisa menggunakannya dengan sebaik-baiknya dan tidak sedikit justru teknologi itu justru menjerumuskan penggunanya kedalam jurang kehancuran. Sehingga memang perlu pemfilteran apapun yang ditawarkan oleh teknologi, dari kemudahan ataupun misi yang tersirat dari bentuk teknologi yang ditawarkan.

Mudah-mudahan ini menjadi renungan kita bersama. Pemuda sebagaiagent of cange harusnya menjadi lokomotif untuk menyaring itu semua, tapi bagaimana jika para pemudanya sudah terjangkit penyakit yang lambat namun pasti ini. Sehingga peran orang tua juga sangat penting dalam menjaga kelangsungan kehidupan negara yang bermoral dan beradab yang menjadi icon bangsa kita, yakni Indonesia sebagai bangsa timur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s