Menjadi Diri Sendiri

Posted on Updated on

Banyak diantara kita yang masih merasa dirinya tidak pantas berada di lingkungannya. anggapan merekapun seolah-olah menjadi tombak yang menyerang diri meraka sendiri. Mereka menganggab dirinya tidak mampu, tidak seperti layaknya orang lain yang mampu berinteraksi dengan orang lain.

Terkadang terbesit dalam pikiran, “kalau saja aku ini dia, pasti aku bisa ini itu dengan sempurna.” Inilah yang menjadi momok hitam memporak-porandakan seluruh isi di otak kita. Bahwasanya kita berangan-angan menjadi orang lain yang sempurna, bukan menjadi diri sendiri untuk berbuat layaknya seorang yang sempurna. Tetuah mengatakan, “ tidak ada manusia yang sempurna, tetapi ada manusia yang mendekati sempurna”. Inilah yang harus dipakukan dalam pikiran setiap manusia dalam mencapai tuujuan hidup.

Ada sebuah pengalaman yang menarik kita petik. Seorang gadis sederhana yang berada dalam suatu ajang bergengsi. Dia merasa kecil dan tidak memiliki kemampuan yang setara dengan rival-rival lainnya. Dimana para lawannya di ajang itu kelihatan anggun dan mempesona dengan dandanan yang cantik. Dan mereka sangat cerdas dalam memecahkan suatu masalah ataupun pertanyaan yang ditujukan kepadanya di ajang berbakat tersebut.

Dirumah, gadis itu bertanya kepada ibunya, “bu, apakah saya pantas mewakili daerah kita dalam ajang itu ? sepertinya saya tidak pantas bu, karena lawan-lawan saya cantik-cantik dan begitu anggun. Sedangkan saya hanya palajar biasa.” Dengan bijaksana ibunya menjawab pertanyaan anaknya, “ nak, kamu itu memiliki talenta yang luar biasa. Mungkin talentamu itu hanya kamu yang mempunyainya, tidak ada orang lain lagi yang memilikinya. Ya, dengan itulah kamu kembangkan kemampuanmu menjadi sesuatu yang luar biasa. Karena manusia yang terlahir didunia pasti memiliki suatu kelebihan tersendiri, begitu pula kamu anakku. Yakinlah kalau kamu memiliki sesuatu yang lebih, yang patut di kembangkan. Kamu cerdas dan pintar, makanya kamu dipilih dan dipercaya masyarakat untuk mewakili daerah kita untuk mengikuti ajang ini. Lagipula kita tidak akan berkembang kalau kita tidak mau mencoba hal yang baru, jadi jadikanlah ini suatu tolakan kamu untuk maju. Dan jangan lupa persiapan yang matang, itu kunci keberhasilan.”

Dari pembicaan di atas bisa disimpulkan, bahwa setiap manusia wajib mengembangkan diri untuk memajukan dirinya sendiri. Karena tanpa itu semua, seseorang tidak berarti apa-apa. Analoginya seperti seorang petinju profesional, mereka setiap hari berlatih untuk menjadi yang kuat.

2 thoughts on “Menjadi Diri Sendiri

    joe said:
    July 27, 2012 at 10:06 pm

    saya setuju bangga menjadi diri sendiri karna kekuatan itu pasti berbeda beda dan macam macam mantap ini bloger nya

    fanymudd96 said:
    April 5, 2010 at 7:48 am

    iy..
    hrs bangga dunk ma dri sndri..
    kyk fny :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s